Guna meminimalkan potensi genangan air saat curah hujan tinggi, Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUTRPKP mengerahkan tim satgas swakelola dan alat berat jenis amphibious excavator untuk menormalisasi saluran pembuang primer dan anak sungai.
Kepala Bidang SDA menjelaskan bahwa volume pengerukan sedimen lumpur mencapai lebih dari 18.000 meter kubik. Masyarakat diimbau untuk tidak membuang sampah sembarangan ke badan saluran demi menjaga kelancaran debit air.